Ketika kaki dan Tangan Sudah berakar - Syafruddin Syaer

Terus bergerak dan Makin Siap

Welcome

Welcome to my blog..... Terima Kasih Atas Kunjungannya ...

Home Top Ad

Sunday, February 25, 2018

Ketika kaki dan Tangan Sudah berakar

 Selamat malam sahabat, dimanapun berada semoga kalian senantiasa menadapatkan berkah pada setiap aktivitas kesehariannya. Aamiin.

Pada postingan kali ini, saya sedikit bercerita tentang keluarga penerima manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang didampingin dari berbagai macam karakter, sifat, dan tingkat pendidikan masing-masing.

Mengurus beberapa kepala bukan pekerjaan mudah, ketika paradigma dalam fikirannya hanya mengharapkan uluran tangan (bantuan). maka untuk merubah pola pikir mereka maka butuh waktu, tenaga dan fikiran bagaiamana mempelajari sikap dan tingkah laku dari kesehariannya.

Tanpa mempelajari dari keseharian mereka maka tidak akan bisa mengubah paradigma mereka untuk menuju perubahan. Maka perlu survei langsung memonitorin bagaiaman perlakuan mereka terhadap tentangga begitu juga terhadap keluarganya sendiri.

Dari dasar ini bisa menjadi salah satu ajaun dalam merubah pola pikirnya menjadi lebih baik, ditambah faktor pergaulan dari kesehariannya, segi pendidikan juga menjadi faktor penentu dalam memahami situasinya. tergantung dari asupan pendidikan mereka menjadi pendukung inti untuk mengarahkan sedemikian dalam merubah midzetnya.



Faktor pemahaman informasi menjadi salah satu faktor mereka bertindak dalam melakukan apa yang semestinya mereka dapatkan ketika menjadi peserta PKH. inilah yang seharusnya diulang ketika melakukan pertemuan kelompok. karena salah satu senjata ampun untuk menerapkannya hanyalah informasi yang terus diulang-ulang akan mereka ingat.

Selanjutnaya faktor umur salah satu hal menjadi ketetidak pemahamannya mereka bagaimana dan semestinya yang dilakukan tujaun akhir dari pada pendampingan ini. Dari beberapa faktor ini menjadi senjata ampuh untuk diterapkan dilapangan dalam merubah paradigma mereka. bagaiamana kodrat manusia sebenarnya adalh meringangkan beban sesama bukan sebaliknya, tetapi kenyataan yang ada ini jarang mereka pahami tetapi yang ada hanya mengharap uluran tangan.Tetapi tidak bisa di pungkiri inilah kodrat yang namanya manusia, justru bagaimana tugas ini mampu merubah dari beberapa orang untuk kemabli ke kodrat sebenarnaya. dengan istilah Tangan di atas lebih mulia dari tangan dibawah.

No comments:

Post a Comment

Disqus Shortname

sigma2