Welcome to my blog..... Terima Kasih Atas Kunjungannya ...

Bekerja, Mencari Bahagia

MENCARI kerja realitanya kini semakin susah saja. Perekonomian negara yang sempat terkena krisis, mau tak mau memaksa perusahaan melakukan perampingan karyawan. Belum lagi maraknya warga desa yang berniat urban ke kota besar sehingga kota jadi "jujugan" mengadu nasib. Tak pelak, pencari kerja pun tumpah ruah ditengah lapangan pekerjaan yang semakin sempit.

Lalu, berapa lama waktu yang diperlukan untuk mendapatkan pekerjaan? Adakah waktu standarnya? Meski tak dipungkiri beberapa diantaranya yang sudah diterima bekerja, ada juga yang masih berpikir dua kali menerima pekerjaan karena mempertimbangkan gaji dan jabatan yang dirasa masih kurang sreg dihati.
Rene Suhardono, seorang pakar dan praktisi karir menegaskan, "Jika Anda mengharapkan gaji dan posisi yang baik, maka jangan pernah mencari pekerjaan."

"Jangan cari kerja. Carilah karir. Merupakan sebuah kebodohan jika Anda hanya mengukur semuanya dengan uang. Uang cuma bisa memberikan efek senang sementara. Jadi, berhentilah untuk mengkhawatirkan uang dan jabatan," ungkap Rene. Sayangnya, masyarakat kita terlanjur menilai secara sempit, bahwa kesuksesan karir seseorang selalu berpatokan pada posisi dan gaji yang diterimanya, juga pada pengabdian mereka di sebuah perusahaan.
Pada dasarnya, pekerjaan tidak sama dengan karir, "Pekerjaan hanyalah sebuah alat, sedangkan karir adalah pencapaian dari pekerjaan yang kita tekuni, yang intinya untuk meraih kebahagiaan yang sifatnya hakiki," imbuhnya.

Artinya, karir yang Anda capai akan sejalan dengan kebahagiaan yang Anda raih. Anda hanya perlu memahami hal tersebut dan peduli dengan diri sendiri. Jadi berpikirlah, pekerjaan tak akan bisa membeli kebahagiaan jika Anda tak tahu bagaimana membuat diri Anda bahagia.
Saat mengirimkan curicullum vitae (CV) pada sebuah perusahaan, berhentilah juga bersikap layaknya peminta-minta yang membutuhkan pekerjaan, meski sebenarnya Anda memang butuh pekerjaan. Justru berlakulah sebagai seorang pemberi, yang siap memberikan kontribusi besar bagi kemajuan perusahaan. Tak usah cemas, bekerja saja dengan perasaan bahagia dan ikhlas karena dengan sendirinya uang dan jabatan akan mengikuti
0 Komentar untuk "Bekerja, Mencari Bahagia"

Back To Top