Syafruddin Syaer

Syafruddin Syaer

Terus bergerak dan Makin Siap

Welcome

Welcome to my blog..... Terima Kasih Atas Kunjungannya ...

Home Top Ad

Sunday, July 15, 2018

SIAPA ITU MUHAMAD RASUL....?

Hakekat Nur Muhammad ini perlu diterangkan lebih lanjut agar bisa difahami semuanya. Apa itu Nur Muhammad, dan apa hubungannya dengan diri nabi Muhammad, dan apa hubungannya dengan diri manusia.

Dalam ranah hakikat, Nabi Muhammad dan Nur Muhammad itu berbeda.
Nabi Muhammad adalah manusia. Anak dari seorang ayah bernama Abdullah dan ibunya bernama Aminah. Lahirnya di Mekah dan makamnya di Madinah.

Tetapi hakekat "Nur Muhammad" adalah cahaya atau ruh, jiwa yang tunggal, jiwa jiwa yang terpuji. Hakekat Nur Muhammad itu ada dalam diri tiap tiap manusia, ada dalam diri kalian semua, sebagaimana ada dalam diri para nabi-nabi Allah dan rasul rasulNya, serta wali-wali Allah.

Nur Muhammad itu hanya ada satu namun ada dalam diri semua umat manusia, jika engkau pakai akalmu, bisa bingung, bagaimana bisa ada satu hal namun ada dalam tiap manusia yang jumlahnya milyaran??

Lalu apa hubungannya antara Nur Muhammad itu dengan diri nabi Muhammad??

Diri nabi Muhammad itu bathiniahnya telah bersambung/Wushul serta lebur dalam hakekat Nur Muhammad atau bisa dikatakan Nabi Muhammad adalah tajalli sempurna dari Nur Muhammad. Sedang pada manusia pada umumnya, bathiniahnya itu masih putus disebabkan masih terselimuti hawa nafsu.

Atribut atau pakaian dasar dari Nur Muhammad itu adalah "keindahan (jamal)", maksudnya adalah keindahan ahlakul karimah. dimana dengan keindahan itu selalu bersifat menata, seumpama onggokan sampah yang berserakan dan tak berharga, lalu ditata, menjadi suatu keindahan.

Yang sebenarnya nabi Muhammad yang ada dimekkah itu adalah wujud lahiriah saja, demikian halnya para nabi nabi yang lain, maupun wali wali Allah, semuanya adalah tiada lain adalah tajalli dari Nur Muhammad. Oleh karena itu rasulullah bersabda bahwa dirinya diutus hanya untuk memuliakan akhlaknya manusia.

Itulah sejati, diutusnya nabi Muhammad, sebenar-benarnya adalah untuk mengembalikan manusia pada kemurnian fitrah dasarnya, mengembalikan agar wushul dan tersambung kembali lebur kepada Nur Muhammad.

Agar engkau sekalian menjadi "MUHAMMAD" itu sendiri secara hakekatnya, yaitu makhluk yg terpuji, insan yang kamil/sempurna, sesuatu fitrah dasar penciptaan manusia. Itulah sesungguhnya syafaat yang sejati, itulah sebenarnya sholawat yang sejati itu.

Sebab hanya Nur Muhammadlah yang bisa mengenali Allah, itulah tujuan akhirnya yang hendak dicapai agar bisa menjadi Muhammad secara hakekatnya dan mengenali TuhanNya.

Salah persepsi dari orang orang, yaitu malah mereka seakan ingin mengcopy 100% lahiriah Nabi Muhammad, dengan pakaian ala timur tengah, berjenggot tanpa berkumis, celana cingkrang, dll yang bersifat lahiriah saja, padahal tujuannya nabi itu untuk menjadikanmu seorang Muhammad secara hakekatnya, menjadi makhluk yang terpuji dan mengenal Allah, jadilah Muhammad secara hakekatnya, itulah hakekat yang sesungguhnya.

Dan lagi ketika ingin menjadi Muhammad atau seperti Muhammad tidak harus bernama Muhammad, misalnya jika ingin menamakan anakmu supaya namanya mencerminkan akhlaknya, misal nama Ahmad, bhagus, budhi, syech puji dll.. itu semua maknanya sama hanya lain bahasa, nama bisa apa saja asal artinya bagus, hal yang paling penting adalah sikap dan perilakumu yang harus mencerminkan Muhammad (Yang Terpuji).

Kita mungkin tak bisa lagi melihat Nabi Muhammad (karena beliau telah wafat)
Tetapi kita masih bisa bertemu para Muhammad Muhammad yang lain secara hakekatnya. Nur Muhammad itu masih ada sampai sekarang menerangi semesta ini. Agar kita semua bisa melihat dan menjadi saksi (bersyahadat) bahwa Nur Muhammad itu ada, nyata, mereka adalah cahaya penerang kehidupan ini.
Nur muhammad itu ada pada Ulama wartsatul Anbiya' atau dsebut dgn Guru Mursyid... Cari yg jelas silsilahnya sampai kediri RASULULLAH....

Wednesday, July 11, 2018

Fenomena zaman Now

1. Banyak rumah semakin besar, tapi keluarganya semakin kecil.

2. Gelar semakin tinggi, akal sehat semakin rendah.

3. Pengobatan semakin canggih, kesehatan semakin buruk.

4. Travelling keliling Dunia, tapi tidak kenal dengan tetangga sendiri.

5. Penghasilan semakin meningkat, ketentraman jiwa semakin berkurang.

6. Kualitas ilmu semakin tinggi, kualitas emosi semakin rendah.

7. Jumlah manusia semakin banyak, rasa kemanusiaan semakin menipis.

8. Pengetahuan semakin bagus, kearifan semakin berkurang.

9. Perjinahan semakin marak, kesetiaan semakin punah.

10. Semakin banyak teman di dunia maya, tapi tidak punya sahabat yang sejati.

11. Minuman semakin banyak jenisnya, air bersih semakin berkurang jumlahnya.

12. Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu.

13. Ilmu semakin tersebar, adab dan akhlak semakin lenyap.

14. Belajar semakin mudah, Guru semakin tidak dihargai.

15. Teknologi informasi semakin canggih, fitnah dan aib semakin tersebar.

16. Orang yang rendah ilmu banyak bicara, orang yang tinggi ilmu banyak terdiam.

17. Tontonan semakin banyak, tuntunan semakin berkurang. Akhirnya Tontonan yang kurang baik, kurang mendidik berkembang jadi Tuntunan. Sehingga yang Rusak Makin tambah Rusak.

Semoga kita Menyadarinya dan berbenah Diri dengan Perkembangan Zaman now yang begcitu Memprihatinkan..

Semoga bermanfaat🙏🏻

Monday, March 12, 2018

ORANG PINTAR BELUM TENTU MENGERTI, ORANG MENGERTI BELUM TENTU PINTAR


Di 3i Networks, yang lain berhenti, saya tetap jalani. Yang lain gonta-ganti, saya tetap di hati.

Karena sukses itu butuh proses bukan-sim salabim abra gedubrak jadi. Betul?

Semoga yang baru nabung dilancarkan hingga tuntas sesuai klausal, yang agency naik jenjang kariernya hingga puncak tertinggi. Amin.

Nabung 5 tahun itu tidak lama kok. Dan kemudian nih misal sepahit-pahitnya kita membangun aset, sampai 8 tahun baru sampai jenjang karier Crown Agency sekalipun juga tak apa kiranya bukan? Terlebih ada angka cantik -+Rp 200 juta per bulan masuk ke rekening Anda. Pas, anak dewasa dan Anda bisa pensiun muda.

Ini hoax? No! Coba, sekarang flash back 8 tahun yang lalu kita ngapaian dan dalam posisi atau kondisi apa? Apakah berada di dalam industri networks? Semoga Anda paham.

Salam

Monday, February 26, 2018

Jangan Takut Terus Bergerak

Mengajak menuju kebaikan adalah tanggun jawab kita semua, berbahagialah kita ketika kita mendengar ungkapan semangat yang akan menjadikan kita. untuk terus bergerak dalam hal kebaikan, Kebaikan yang terus dilakukan akan berdampak pada sang pembuat kebaikan itu sendiri.

Sebesar apapun kebaikan yang dilakukan akan kembali juga, tetapi kadang kebaikan yang harus dilakukan itu menjadi berat karena faktor pengetahuna yang kurang, berbuat kebaikan itu keniscayaan tetapi berat di awal tettapi ringan di kemudian.

Teruslah bergerak, walaupun energi kita harus habis karenanya, sampai tua bahkan tak bisa berbuat apa-apa karena kematian selalu siap untuk disambut. Berbuatlah, bersedekahlah hingga tidak ada lagi orang miskin yang tersisa untuk diberi sedekah, inilah yang terjadi pada Khalifah Umar Bin ‘Abdul Aziz, seorang Presiden yang memangkas gaji mentri, membuang kemewahan kepresidenan dan jajarannya, memisahkan urusan pribadi dengan urusan Negara dengan tidak menggunakan uang rakyat pada aktivitas pribadi. Memang, pemimpin seperti ini hadirnya sebentar, begitu banyak yang benci dan harus mati diracun. Tetapi dalam hitungan setahun Umar telah mampu menghapus kemiskinan di Negerinya. 

Ali bin abi thalib juga pernah berkata andaikan kemiskinan itu berbentuk manusia maka saya akan memotong lehernya. Ungkapan ini sungguh sangat bermakna. Hanya pribadi itu sendiri yang menyikapi dengan hal ini. Kemiskinan yang terjadi disekeliling kita adalah tanggun jawab kita semua. Bagaimana menuntaskan kemiskinan ini sampai keakar-akarnaya. Kelak bangsa yang tercinta ini bisa terlepas dari kemiskinan. Setidaknya bisa berkurang dari tahun ke tahun.




 

Sunday, February 25, 2018

Ketika kaki dan Tangan Sudah berakar

 Selamat malam sahabat, dimanapun berada semoga kalian senantiasa menadapatkan berkah pada setiap aktivitas kesehariannya. Aamiin.

Pada postingan kali ini, saya sedikit bercerita tentang keluarga penerima manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang didampingin dari berbagai macam karakter, sifat, dan tingkat pendidikan masing-masing.

Mengurus beberapa kepala bukan pekerjaan mudah, ketika paradigma dalam fikirannya hanya mengharapkan uluran tangan (bantuan). maka untuk merubah pola pikir mereka maka butuh waktu, tenaga dan fikiran bagaiamana mempelajari sikap dan tingkah laku dari kesehariannya.

Tanpa mempelajari dari keseharian mereka maka tidak akan bisa mengubah paradigma mereka untuk menuju perubahan. Maka perlu survei langsung memonitorin bagaiaman perlakuan mereka terhadap tentangga begitu juga terhadap keluarganya sendiri.

Dari dasar ini bisa menjadi salah satu ajaun dalam merubah pola pikirnya menjadi lebih baik, ditambah faktor pergaulan dari kesehariannya, segi pendidikan juga menjadi faktor penentu dalam memahami situasinya. tergantung dari asupan pendidikan mereka menjadi pendukung inti untuk mengarahkan sedemikian dalam merubah midzetnya.



Faktor pemahaman informasi menjadi salah satu faktor mereka bertindak dalam melakukan apa yang semestinya mereka dapatkan ketika menjadi peserta PKH. inilah yang seharusnya diulang ketika melakukan pertemuan kelompok. karena salah satu senjata ampun untuk menerapkannya hanyalah informasi yang terus diulang-ulang akan mereka ingat.

Selanjutnaya faktor umur salah satu hal menjadi ketetidak pemahamannya mereka bagaimana dan semestinya yang dilakukan tujaun akhir dari pada pendampingan ini. Dari beberapa faktor ini menjadi senjata ampuh untuk diterapkan dilapangan dalam merubah paradigma mereka. bagaiamana kodrat manusia sebenarnya adalh meringangkan beban sesama bukan sebaliknya, tetapi kenyataan yang ada ini jarang mereka pahami tetapi yang ada hanya mengharap uluran tangan.Tetapi tidak bisa di pungkiri inilah kodrat yang namanya manusia, justru bagaimana tugas ini mampu merubah dari beberapa orang untuk kemabli ke kodrat sebenarnaya. dengan istilah Tangan di atas lebih mulia dari tangan dibawah.

About

Situs ini sebagai sarana berbagi, semoga bisa bermanfaat bagi banyak orang. Terlebih bagi penulis pada khususnya, besar harapan kami untuk menunggu masukan atau saran dalam memperbaiki konten begitu juga dalam postingan ada kekeliruan di dalamnya mohon disertakan dalam contak saya yang tertera dalam menu.

contact us


foxyform


Disqus Shortname

sigma2